Tips Menumbuhkan Semangat Belajar

Tips Menumbuhkan Semangat Belajar

Karstcountry –┬áPada dasarnya manusia merupakan makhluk pembelajar. Sebagai contoh, pada masa pertumbuhan, orang tua atau orang-orang terdekat melarang bayi ketika memasukkan barang ke mulutnya. Banyak orang tua yang tidak menyadari cara melarang anak mereka adalah keliru, seperti membentak dan memberikan alasan yang tidak jelas. Akibat dari perilaku keliru ini bisa saja membuat anak malas untuk belajar. Ketika anak memasuki usia sekolah, anak susah untuk diajak belajar hal-hal lainnya. Anehnya ketika anak ditanya tentang apa yang mereka senangi, mereka akan menjawab dengan antusias. Sebagai contoh jika dia suka dengan permainan sepakbola dan menyukai salah satu klub, mereka akan menjawab dengan lantang. Bahkan mereka sangat hafal dengan apa yang berkaitan dengan klub tersebut baik nama pemain, nomor punggung, bahkan pelatihnya.

Dengan bukti tersebut, bisa disimpulkan bahwa anak tidaklah bodoh. Dilansir dari situs riverspace.org Anak dilahirkan dengan kemampuan otak yang sama sehingga tidak ada kata anak bodoh dan pintar. Hanya saja perlakuan yang keliru ketika anak dalam masa pertumbuhan yang membuat anak menjadi malas belajar. Lalu bagaimana menumbuhkan semangat belajar pada anak dengan kondisi seperti ini? Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk membuat anak menjadi pribadi yang rajin dalam belajar.

1. Dimulai dengan orang tua

Tidak dapat disangkal bahwa waktu seorang anak dihabiskan dengan orang tuanya, terutama ibunya. Maka orang tua perlu mulai mengubah teladan buruk bagi anak-anaknya. Misalnya, ajak mereka belajar, tapi malah nonton sinetron. Selain itu, hindari memesan dengan kata-kata kasar atau kekuatan fisik seperti meremas. Ini membuat anak-anak tenang dan tidak aman. Ajaklah anak-anak untuk menelaah dengan baik dan mengajar dengan cara yang menyenangkan. Misalnya mengajak mereka belajar, tapi ditutup dengan permainan.

2. Tanyakan tentang aktivitas sekolah mereka

Ketika anak pulang dari sekolah, tanyakan kegiatan apa yang mereka nikmati di sekolah. Mengajak anak untuk berbagi hal-hal positif meresap dalam jiwa anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan. Saat disuruh mendongeng, ingatan mereka juga meningkat dan anak-anak mendapatkan hobi mendongeng. Hal ini dapat memupuk bakat anak-anak dan membantu mereka menjadi anak yang aman dan tidak aman.

3. Saran positif

Waktunya telah tiba untuk saran positif untuk anak-anak yang sedang tidur. Saat anak tidur, biasanya ibu membacakan cerita terlebih dahulu. Ketika anak tertidur, otak dapat mendengar bisikan di telinga, dan tanpa disadari, sugesti mencapai alam bawah sadar. Saran ini juga dapat dibuat saat anak dalam keadaan sadar. Puji mereka saat anak-anak melakukan sesuatu. Penghargaan tersebut membuat anak-anak percaya diri Jika Anda mengatakannya sedikit keras, anak itu bisa menjadi orang yang pemalu dan tidak percaya diri yang muncul di depan orang.

4. Pelajaran dan Kegunaan

Saat Anda belajar, jelaskan bahwa pengetahuan yang Anda pelajari memiliki umur yang berguna. Layaknya belajar berhitung, anak bisa melatih mereka menghitung banyaknya mainan. Belajar bahasa Inggris berarti Anda tidak perlu bingung tentang arti percakapan sambil menonton kartun favorit Anda. Mendeskripsikan kegunaan suatu pelajaran dapat meningkatkan semangat belajar anak sehari-hari.

5. Penghargaan diberikan

Poin ini hampir sama dengan memberikan sugesti saat anak dalam keadaan sadar. Saat anak melakukan sesuatu, berikan hadiah saat anak melakukan kesalahan dan segera hindari. Pahami apa yang terjadi jika nilai anak lemah. Percakapan dari hati ke hati membuat anak merasa dihargai dan berbicara nyaman dengan orang tua. Karena banyak anak yang tidak mau memberitahu orang tuanya, karena orang tuanya merasa tidak nyaman dengan mereka.

Anda mungkin juga suka...